"Orang pintar maunya berhasil dalam waktu singkat. Padahal, semua itu Impossible ! Orang goblok harapannya cuma satu:Hari Ini bisa Makan !"

Sabtu, 30 Oktober 2010

Geodesi Peduli Merapi



Indonesia kembali diguncang bencana alam. Setelah Tsunami yang melanda Kepulauan Mentawai, pada 26 Oktober silam, terjadi letusan dan luncuran awan panas dari Gunung Merapi.
Hujan abu akibat letusan Gunung Merapi hingga kini masih berdampak di Yogyakarta. Jalan Kaliurang dan Jalan Magelang gelap tertutup abu.
Menurut keterangan salah satu warga, Anis, ketebalan debu di kedua jalan itu mencapai 10 cm. Tidak banyak kendaraan yang melintas di jalan tersebut karena jarak pandang sangat terbatas.

Abu di mana-mana juga terpantau di daerah sekitar pusat belanja Yogya, Malioboro. Jalanan dipenuhi abu hingga setebal 5 cm. Begitu juga daerah Tugu Yogya yang berada di utara Malioboro.

Kehidupan  warga di kaki Gunung Merapi di perbatasan Provinsi DIY dan Jawa Tengah semakin sengsara . Lima hari setelah Gunung Merapi mamamerkan kemarahannya, mereka  menderita akibat hujan abu ditambah lagi dengan ancaman letusan gunung yang terus menghantui.
Kini warga malah mulai dihinggapi berbagai penyakit seperti sesak nafas, asma maupun radang tenggorokan. Belasan ribu  warga menderita  penyakit tersebut.  Bukan itu saja, warga korban erupsi atau letusan Merapi juga sudah banyak yang stres.
Sejauh ini warga  pontang-panting memeriksakan  kesehatannya ke berbagai rumah sakit maupun Puskesmas yang tersebar di daerah epedemi semburan lahar panas.
Keadaaan itulah yang membuat kami Geodesi UNDIP merasa tersentuh melihat saudara kami. Pada hari jumat 29 Oktober 2010 dan sabtu 30 Oktober 2010 kemarin kami mengadakan acara penggalangan dana bagi para saudara kita korban merapi. Acara ini kami adakan di dua titik pu di hari yang berbeda :
Jumat, 29 Oktober 2010
Pada hari jumat penggalangan dana tertuju di jalan semarang-solo/yogyakarta di sekitar Banyumanik Lampumerah Pizza. Acara kami mulai jam 15.00 WIB dan dilanjutkan pada pukul 16.00 WIb oleh maba hingga pukul 17.30 WIB
Sabtu 30 Oktober 2010
Pada hari sabtu, penggalangan dana tertuju di semarang bawah sekitar jalan pemuda hingga Paragon, kami berangkat menuju TKP bersama dengan perkumpulan mahasiswa pencinta Alam se Universitas. setelah mengadakan brifing acara kami mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB. 
Semua hasil penggalangan dana kami serahkan ke forum pencinta alam untuk di serahkan langsung kepada para korab, dan sebagian ada yang dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan para korban.
Kami Geodesi UNDIP mengucapkan terimakasih banyak kepada para dermawan yang mau menyisihkan rizkinya bagi para korban bencana, semoga Allah swt akan memberikan balasannya. Amien.... 
Tetap semangat untuk para korban, di balik bencana pasti ada hikamah....











Salam lestari...
Geodesi, satu Semangat Maju Jaya...
PASTI BISA...


2 komentar: